Rabu, 13 Maret 2013

tutorial crimping

alat alat:

1. Kabel UTP

2. Konektor RJ-45
[kabel2.jpg] 
3. Tang Crimping
[SC+LN224.jpg] 
4. LAN Tester (optional)
[kabel6.jpg]

Berikut urutan pengkabelannya : 1. Tipe pengkabelan straight
Kita akan coba membuat kabel straight, pertama kupas-lah pelindung luar kabel UTP lalu atur agar lurus kabel-kabel didalamnya. Urutkan posisinya berdasarkan diagram di bawah. Potong ujung kabel dengan gunting agar rata. Masukkan kedalam konektor RJ-45 lalu di crimping dengan tang crimping. Ikuti caranya untuk ujung kedua sama dengan langkah pertama. Masukkan ujung kedua kabel kedalam LAN-tester lalu periksa, jika semua lampu 1-8 terhubung maka kabel ini sudah siap kita pakai.

Urutan Ujung A 
1. Putih Orange 
2. Orange 
3. Putih Hijau 
4. Biru 
5. Putih Biru 
6. Hijau 
7. Putih Coklat 
8. Coklat 
Urutan Ujung B
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
2. Tipe Pengkabelan Cross
Untuk kabel cross juga sama seperti langkah diatas, hanya bedanya harap perhatikan salah satu ujung yang berbeda. Adapun standard per-kabelan ini yang dijaminkan adalah kurang lebh 100 meter, diatas 100 meter kemungkinan akan mengalami loss.
Jika ada yang bertanya bagaimana membedakan kabel straight dan kabel cross? Sebenarnya mudah saja, perhatikan ujung dari kedua kabel tersebut lihat diagram-nya bila yang pertama adalah putih orange lalu kedua putih orange juga sudah pasti itu kabel straight, sedangkan kabel cross salah satu ujungnya dimulai dengan putih hijau.
Urutan Ujung A 
1. Putih Orange 
2. Orange 
3. Putih Hijau 
4. Biru 
5. Putih Biru 
6. Hijau 
7. Putih Coklat 
8. Coklat 
Urutan Ujung B
1. Putih Hijau
2. Hijau
3. Putih Orange
4. Biru
5. Putih biru
6. Orange
7. Putih coklat
8. Coklat
B. Teknik Crimping
1. Siapkan bahan-bahan di atas.
2. Buka lapisan kebel UTP dengan gunting atau alat pemotong lain sesuai dengan ukuran pas agar dapat masuk ke RJ-45. 
3. Setelah itu buat susunan warna (tentukan cara pengkabelan cross atau straight) 
4. Potong susunan kabel tersebut (ratakan) dengan gunting atau tang crimping. 
5. Masukkan kabel UTP yang telah diratakan ke dalam RJ-45 dengan benar. 
6. Masukkan dan jepitkan kabel UTP dan RJ45yang telah disatukan pada lubang yang terdapat pada tang crimping.
7. Untuk pengecekan sambungan, masukkan kedua ujung kabel utp yang telah terpasang RJ-45 ke dalam LAN tester lalu periksa, jika semua lampu 1-8 menyala semua  maka kabel ini sudah siap kita pakai.
lan tester

tutorial filezilla


Setelah Install FileZilla selesai, anda bisa mulai menggunakan FileZilla untuk upload. Sebelummenggunakan FileZilla, carilah informasi berikut:



Username FTP

Password FTP

Alamat FTP (nama domain)

Port FTP (standar menggukana port 21)

Informasi diatas bisa didapat dari email dengan subjek “WELCOME MAIL”.



Login FTP



Jalankan aplikasi FTP FileZilla yang telah diinstall di komputer anda. Nanti akan muncul window seperti ini:

FileZilla

Isilah field-filed yang dibutuhkan dengan informasi FTP yang ada di “WELCOME MAIL”



Host dengan Alamat FTP

Username dengan Username FTP

Password dengan Password FTP

Port dengan Port FTP

Kemudian Klik Quick Connect.

tutorial wireshark(sniffing program)

cara menjalankan wireshark:

* Install dan Jalankan program wireshark
* Klik capture lalu option
* Pada Interfacenya pastikan yang dipilih adalah Ethernet Card anda yang menuju ke jaringan, bila bukan ganti dan cara untuk mengetahuinya adalah pilih salah satu kemudian lihat bawahnya pada tulisan ip addres: apabila status ip addresnya unknow, maka pilih intarface lainya dan pastikan ip addres anda tampil pada interface, maka pilih itu lalu klik start. 
* Klik tombol stop setelah anda merasa yakin bahwa ada packet yang masuk dan keluar selama anda menekan tombol start
* Anda bisa melihat semua jenis packet yang masuk dan keluar di jaringan
* Untuk menganalisis datanya klik kanan pada data yang ingin di analisis lalu klik “Follow TCP Stream” dan selamat menganalisis paketnya (melihat aktivitas vitctim)
* Yang jelas dari data itu pasti di dalamnya terdapat informasi2 yang dimasukkan victim ke website dan sebaliknya

Cara di atas hanya berlaku apabila jaringan anda adalah Hub bukan switch
Dari cara di atas anda dapat mengetahui bahwa jaringan anda adalah hub/switch dengan melihat pada kolom IP Source dan IP Destination. Bila pada setiap baris salah satu dari keduanya merupakan ip anda maka dapat dipastikan jaringan anda adalah jaringan switch, bila tidak ya berarti sebaliknya.

socket programming

code:
server
========================================================================

/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */

/*
 * this program didn't stop automatically
 */

package socket;

import java.io.IOException;
import java.io.ObjectInputStream;
import java.io.ObjectOutputStream;
import java.net.ServerSocket;
import java.net.Socket;
import java.util.logging.Level;
import java.util.logging.Logger;

/**
 *
 * @author SONY
 */
public class Server {

    /**
     * @param args the command line arguments
     */
 
 
    public static void main(String[] args) throws IOException, IOException {
     
     
        int port=1234;
        ServerSocket server = new ServerSocket(port);
     
     
        while(true){
            try {
                System.out.println("Tunggu pesan .....");
                Socket socket = server.accept();
             
                ObjectInputStream ois = new ObjectInputStream(socket.getInputStream());
                String message=(String) ois.readObject();
             
         
                System.out.println("Pesan: "+message);
                if(message.equals("1")) {


                ObjectOutputStream oos = new ObjectOutputStream(socket.getOutputStream());
                oos.writeObject("Menu:\n"
                        + "1.Lanjut\n"
                        + "2.Mutung\n");
                oos.flush();
                }
                else
                {ObjectOutputStream oos = new ObjectOutputStream(socket.getOutputStream());
                oos.writeObject("Memutuskan segala hubungan kita");
                oos.flush();
               // break;
                 
                }
             
//                ois.close();
//                oos.close();
//                socket.close();
             
                System.out.println("Tunggu pesan dari client... ");
            } catch (ClassNotFoundException ex) {
                Logger.getLogger(Server.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
            } catch (IOException ex) {
                Logger.getLogger(Server.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
            }
        }
     
    }
}
========================================================================
client
========================================================================
/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
/*
 * this program will stop when your input == "2"
 */
package socket;

import java.io.IOException;
import java.io.ObjectInputStream;
import java.io.ObjectOutputStream;
import java.net.InetAddress;
import java.net.Socket;
import java.net.UnknownHostException;
import java.util.Scanner;
import java.util.logging.Level;
import java.util.logging.Logger;
/**
 *
 * @author SONY
 */
public class Client {

    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) throws IOException {
        while(true){
                try {
            // TODO code application logic here
        InetAddress host = InetAddress.getLocalHost();
        Socket socket = new Socket(host.getHostName(), 1234);
        
        ObjectOutputStream oos = new ObjectOutputStream(socket.getOutputStream());
        
        Scanner sc = new Scanner(System.in);
        String input = sc.next();

        if(!input.equals("2"))
        {
            oos.writeObject(input);
        
        ObjectInputStream ois = new ObjectInputStream(socket.getInputStream());
        String message = (String)ois.readObject();
        
        System.out.println("pesan: "+message);
        
        
        }
        else{
             oos.writeObject(input);
        ObjectInputStream ois = new ObjectInputStream(socket.getInputStream());
        String message = (String)ois.readObject();
        
        System.out.println("pesan: "+message);
        break;
        }
        } catch (ClassNotFoundException ex) {
            Logger.getLogger(Client.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
        } catch (UnknownHostException ex) {
            Logger.getLogger(Client.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
        }
        }
    }
}
========================================================================Note :
  • program menggunkan bahasa pemrograman java 
  • contoh compiler yang dapat di gunakan :Netbeans
  • jalankan code server lalu jalankan code client

lapres modul 2 jarkom


SOAL PENDAHULUAN MODUL 2

WEB SERVER & WEB CACHE/PROXY SERVER
  1.    Apa yang dimaksud dengan web server? Jelaskan fitur-fitur standrad yang dimiliki web server dan beri contoh web server!
  2.       Apa yang kamu ketahui tentang proxy server? Jelaskan tentang squid proxy!
  3.      Buat diagram cara kerja web server dan proxy!
  4.      Tuliskan syntax dasar membuat host, router, server, dan switch pada UML!
  5.        Install apache pada linux Anda dan lakukan konfigurasi sehingga bisa berjalan dan bisa membuka PHP info pada browser!
  6.   Install dan konfigurasi squid proxy pada linux Anda sehingga tidak dapat digunakan untuk mengunduh file mp3, wmv dan avi dan bandwidth dibatasi hanya 10Kbps!
  7.    Apa yang dimaksud dengan forward proxy, reverse proxy, dan open proxy?
  8.   Apa yang dimaksud dengan normal proxy, intercept proxy, dan transparent proxy?


Jawab
1.    Suatu Program Komputer yang mempunyai tanggung jawab/tugas menerima permintaan HTTP dari komputer klien, yang dikenal dengan nama web browser, dan melayani mereka dengan menyediakan respon HTTP berupa konten data, biasanya berupa halaman web yang terdiri dari dokumen HTML, dan objek yang terkait seperti gambar, dll.

webserver memiliki fitur-fitur dasar yang sama seperti :

1. HTTP : Setiap program web server bekerja dengan menerima permintaan HTTP dari klien, dan memberikan respon HTTP ke klien tersebut. Respon HTTP biasanya mengandung dokumen HTML tetapi dapat juga berupa berkas raw, gambar, dan berbagai jenis dokumen lainnya. Jika terjadi kesalahan permintaan dari klien atau terjadi masalah saat melayani klien maka web server akan mengirim respon kesalahan yang dapat berupa dokumen HTML atau teks yang memberi penjelasan penyebab terjadinya kesalahan.
2. Logging : Umumnya setiap web server mempunyai kemampuan untuk melakukan pencatatan/logging terhadap informasi detil mengenai permintaan klien dan respon dari web server dan disimpan dalam berkas log, dengan adanya berkas log ini maka akan memudahkan web master untuk mendapat statistik dengan menggunakan tool log analizer. Pada penggunaan sehari-hari banyak web server mengimplementasikan fitur-fitur berikut :
1. Otentifikasi : fitur untuk mengotorisasi suatu permintaan dari klien sebelum menggunakan sumber daya yang dimiliki oleh web server (biasanya User dan Password)
2. Penanganan konten statis (berkas tersimpan pada file sistem server) dan konten dinamisdengan mendukung satu atau lebih antara muka yang sesuai (SSI, CGI, SCGI, FastCGI, JSP, PHP, ASP, ASP.NET, Server API seperti NSAPI, ISAPI dsb).
3. Dukungan HTTPS (dengan SSL, atau TSL) yang memungkinkan koneksi yang aman (dengan enkripsi) ke server pada port 433 berbeda dengan koneksi HTTP biasa di port 80
4. Kompresi Konten (misal menggunakan enkoding gzip) untuk mengurangi waktu respon server sehingga penggunaan pita data /Bandwith menjadi lebih hemat.
5. Virtual Hosting yang berguna untuk melayani banyak website hanya dengan menggunakan satu alamat IP.
Dukungan berkas berukuran besar, berfungsi untuk mendukung berkas yang memiliki ukuran lebih dari 2 gigabyte
7. Pengatur Bandwith (Bandwith throttlingyang berfungsi untuk membatasi kecepatan respon dengan tujuan tidak membanjiri jaringan dan menghemat pita data (bandwith) agar dapat melayani klien lebih banyak. Konten jawaban dari server web dibedakan menjadi :
1. Konten statis : biasanya berasal dari berkas yang telah ada pada server web
2. Konten Dinamis : dikatakan konten dinamis jika terjadi perubahan secara dimanis atas isi dari web baik dilakukan oleh program lain, script atau Application Program Interface (API) yang dijalankan oleh server web. Server dengan konten statis biasanya lebih cepat dari yang berisi konten dinamis (2 s.d. 100 kali Lebih cepat), terutama dalam menangani pengambilan data dari database.

Macam – macam Web Server diantanya:
1.Apache Tomcat
2.Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services (IIS)
3.Lighttpd
4.Sun Java System Web Server
5.Xitami Web Server
6.Zeus Web Server
Namun web yang terkenal dan yang sering digunakan adalah Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS).

2..    Pengertian dari proxy
 yaitu sebuah komputer server yang bertindak sebagai komputer lainnya untuk menerima / melakukan request terhadap kontent dari sebuah jaringan internet atau intranet.  Proxy server bertindak sebagai gateway untuk setiap komputer klien. Web Server yang menerima permintaan dari web proxy akan menerjemahkannya, dan seolah-olah permintaan tersebut langsung dari komputer klien.
 Proxy, Server, IP
Proxy server juga bisa berfungsi untuk mengamankan jaringan pribadi yang terhubung langsung ke  jaringan publik. Proxy server bekerja dengan mendengarkan permintaan-permintaan dari klien internal dan mengirimkannya ke jaringan external, seolah-olah proxy server tersebut menjadi klien. Ketika proxy server menerima respon dari server publik ia akan memberikan repon tersebut ke klien asli, seolah-olah ia publik server.
 Squid adalah sebuah aplikasi server yang stabil dengan performance yang tinggi, selain juga free alias gratis karena open source software, dan juga merupakan aplikasi web proxy yang fleksibel untuk digunakan sebagai web cache.
Secara umum fungsi atau kegunaan Squid dapat dibagi ke dalam dua fungsi penting, yaitu:
Pertama, Squid server menerima permintaan-permintaan halaman (object) web dari client dan mengambilkan halaman (object) web untuk diberikan kepada client. Oleh karena itulah Squid berlaku sebagai Proxy.
Kedua, Squid server menyimpan dan memberikan halaman-halaman (objects) web yang diminta client dari media penyimpanan lokal (local disc) setelah suatu permintaan yang pertama kali terhadap halaman (object) web terpenuhi, sehingga permintaan yang sama terhadap halaman web tersebut berikutnya tidak perlu diambil secara langsung ke website server melainkan dapat diambil dari halaman (object) web yang telah tersimpan di local disk. Hal inilah yang sering disebut dengan fungsi “caching” dan disebut web cache.
Jadi…Proxy adalah sebuah fungsi, sedangkan squid adalah software yang menjalankan fungsi proxy.

3.     Cara Kerja Web Server
Webserver 300x155
Penjelasan gambar:
1.    Client disini dapat berupa komputer desktop dengan minimal memiliki browser dan terhubung ke web server melalui jaringan (intranet atau internet).
2.    Komputer yang berfungsi sebagai server, dimana didalamnya terdapat perangkat lunak web server. Agar komputer ini dapat diakses oleh client maka komputer harus terhubung ke jaringan (intranet atau internet). Dalam jaringan internet, komputer ini bisa saja bernama www.google.comwww.bl.ac.id, atau memiliki kode komputer (disebut IP Address) seperti 202.10.20.10 dan 200.100.50.25.
3.    Pertama-tama, client (user) akan meminta suatu halaman ke (web) server untuk ditampilkan di komputer client. Misalnya client mengetikkan suatu alamat (biasa disebut URL) di browser http://www.google.com. Client menekan tombol Enter atau klik tombol Go pada browser. Lalu apa yang terjadi? Melalui media jaringan (bisa internet, bisa intranet) dan melalui protokol http, akan dicarilah komputer bernamawww.google.com. Jika ditemukan, maka seolah-olah terjadi permintaan, “hai google, ada client yang minta halaman utama nich, ada dimana halamannya?”. Inilah yang disebut request.
4.    Sekarang dari sisi server (web server). Mendapat permintaan halaman utama google dari client, si server akan mencari-cari di komputernya halaman sesuai permintaan. Namanya juga mencari, kadang ketemu, kadang juga tidak ketemu. Jika ditemukan, maka halaman yang diminta akan dikirimkan ke client (si peminta), namun jika tidak ditemukan, maka server akan memberi pesan “404. Page Not Found”, yang artinya halaman tidak ditemukan.
Cara Kerja proxy server
Penjelasan Diagram jaringan dan cara kerja proxy server

Lihat diagram diatas, posisi proxy ada di jaringan terpisah yang biasa disebut DMZ (de Military zone). Cara kerja dari jaringan ini adalah, ketika ada permintaan website (misal detik.com) ke gateway(router mikrotik), mikrotik akan meredirect permintaan tersebut ke ip proxy (172.16.133.109) port 3128 (port dimana service  squid bekerja). jika di cache proxy sudah terdapat file cache dari detik.com maka proxy langsung memberikannya ke client. Nah disini kelihatan manfaatnya bukan? user akan merasa akses internetnya lebih cepat dari biasanya.